Lokakarya Kurikulum Berbasis KKNI Prodi Manajemen FE UM Pontianak

  04-Oct-2016 14:10:27     ADMIN     397 Hit

PONTIANAK - Menindaklanjuti kebijakan baru tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI), Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah (UM) Pontianak menyelenggarakan Lokakarya Penyesuaian Kurikulum Berbasis KKNI bertempat di Ruang Seminar Universitas Muhammadiyah Pontianak, Rabu (28/01).

Lokakarya diikuti oleh tim perumus kurikulum Program Studi Strata 1 (satu) Manajemen di Universitas Muhammadiyah Pontianak dengan menghadirkan narasumber dan Stakeholder dari Bank Indonesia, OJK, Disperindag Kalbar, Dinas Koperasi dan UKM Kalbar, Disnakertrans Kalbar, Dispenda Kalbar, Bank Kalbar, BPS Kalbar, Kadin, HIPMI, PT. PLN (Persero), BEI, PTPN XIII, Inkubator Bisnis, Dosen Luar dan Dosen Tetap UM Pontianak serta Alumni dan Mahasiswa.

Acara lokakarya dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Ekonomi UM Pontianak, Devi Yasmin, SE, MM dihadiri oleh Rektor UM Pontianak Helman Fachri, SE, MM, Wakil Rektor I Ir. Rachimi, M.Si, Wakil Rektor II  Eko Sarwono, ST, MT dan Wakil Dekan FE Samsuddin, SE, M.Si.

Rektor UM Pontianak, Helman Fachri, SE, MM dalam sambutannya mengatakan kegiatan lokakarya kurikulum berbasis KKNI sangatlah penting mengingat KKNI sangat erat kaitannya dengan kurikulum dan kebijakan yang menjadi pijakan utama bagi institusi pendidikan, yang mana KKNI nantinya akan dijadikan rujukan dalam kurikulum dan penjaminan mutu pendidikan di seluruh indonesia termasuk di Universitas Muhammadiyah Pontianak sehingga capaian pembelajaran lulusan nantinya (Learning outcomes) juga mengacu atau berstandar KKNI.

Pada sesi pertama, materi lokakarya diisi dengan konsep dan prosedur penyusunan kurikulum berbasis KKNI. Dipaparkan oleh Devi Yasmin, SE, MM bahwa KKNI merupakan penjenjangan kualifikasi yang dapat menyandingkan, menyetarakan, dan mengintegrasikan bidang pendidikan dan pelatihan kerja serta pengalaman kerja dalam rangka pemberian pengakuan kompetensi kerja sesuai dengan struktur pekerjaan di berbagai sektor. Hal ini sangat penting artinya, apalagi bila dikaitkan dengan competitiveness di era global.

Pada sesi kedua, materi diisi oleh Ketua Prodi Manajemen FE UM, Dedi Hariyanto, SE, MM yang menjelaskan tentang tahapan penyusunan Kurikulum Perguruan Tinggi (KPT) mulai dari langkah penyusunan dan penetapan profil lulusan, menyusun capaian pembelajaran/Learning Outcome sertamemilih dan menentukan bahan kajian dan mata kuliah. Pada sesi terakhir, kegiatan lokakarya diisi dengan pembahasan KPT berupa Learning Outcomes (LO) serta bahan kajian dan mata kuliah dari para narasumber dan stakeholder.(Fenni)

PERPUSTAKAAN UM PONTIANAK

Jl. Ahmad Yani No. 111 , Pontianak, Kalimantan Barat
Tel. (0561 769314 , Faks. (0561) 764571 - Email: [email protected]